Ibrik, Teko Kopi Turki

Ibrik merupakan teko kopi bergagang panjang dan merupakan salah satu wujud paling eksotis dan khas untuk menyiapkan kopi Turki. Kopi Turki secara tradisional memang dimasak menggunakan ibrik. Teko-teko ini disebut juga cezves, tetapi ini lebih merupakan istilah Arab. Di Turki mereka tetap di sebut ibrik.

Meskipun ibrik dirancang dan mula-mula digunakan untuk memasak kopi di atas pasir yang panas di daerah padang pasir, kebanyakan kopi yang disajikan pada saat ini dimasak menggunakan tungku atau kompor. Teko ibrik relatif kecil (meskipun kopi Turki sesungguhnya dimasak pada berbagai ukuran ibrik tergantung pada berapa banyak orang yang ingin dilayani), dan pucuk poci itu lebih sempit dari alasnya. Bentuk ini merupakan hal penting untuk menyeduh kopi turki dengan tepat.

Cara memasak kopi menggunakan ibrik:

  1. Masukkan air ke ibrik sampai sekitar 2/3 penuh.
  2. Tambahkan gula, jika anda menghendaki kopi yang dipermanis.
  3. Tambahkan satu sendok penuh kopi bubuk. Tentu saja ini tergantung pada ukuran ibrik dan berapa banyak kopi yang ingin dibuat.
  4. Kopi akan mengambil tempat di atas air, dan ketika ibrik dipanaskan air mendidih itu akan meluap melalui bubuk kopi. Disinilah peran penting dari bentuk teko ibrik.
  5. Ketika air berbusa, matikan kompor. Setelah mereda, hidupkan kembali kompor. Begitu kopi sudah berbusa lebih dari 3 kali, kopi artinya sudah siap disajikan.
  6. Aduk dan sajikan di dalam cangkir. Biarkan ampas mengendap sebelum diminum.

Kopi bubuk yang digunakan untuk dimasak dalam ibrik haruslah kopi yang digiling dengan halus, hampir seperti bedak. Kehalusan medium bisa membuat kopi yang dihasilkan tidak begitu baik. Bubuk kopi yang terlalu kasar tidak akan tercampur dalam air dengan baik saat mendidih.

Baca Juga  Budidaya dan Produksi Kopi

Ibrik biasanya dibuat dari bahan kuningan atau tembaga. Versi-versi yang lebih modern kadang-kadang dapat ditemukan, dibuat dari stainless steel.