Daerah Penghasil Kopi di Dunia

Tiga daerah budidaya kopi yang utama adalah: Amerika Latin dan Kepulauan Caribbean, Afrika dan Semenanjung Arab, dan juga Indonesia. Kopi juga tumbuh di Hawaii, India dan di Asia Tenggara.

Daerah dimana kopi tumbuh mempunyai banyak pengaruh terhadap cita-rasanya. Lahan dan iklim di suatu area secara spesifik akan mempengaruhi kondisi pertumbuhan pohon dan citrarasa biji kopi. Kopi-kopi diberi label berdasarkan negara atau daerah tempat biji itu tumbuh atau berdasarkan derajat roasting.

Kopi yang tumbuh di Kenya akan memiliki cita rasa yang sangat berbeda dengan kopi yang tumbuh di Costa Rica. Salah satu kenikmatan yang diperoleh para ahli pencicip kopi adalah kesempatan untuk mencoba berbagai variasi cita rasa yang berbeda, serta belajar untuk mengidentifikasi dan menguraikan nuansa-nuansa khas masing-masing kopi.
Kita dapat memisahkan varietas asli (kopi tak dicampur dari suatu negeri, daerah, atau panen) ke dalam kekerabatan berdasarkan geograpi yang menunjukkan karakteristik-karakteristik yang serupa. Dengan pengertian yang lebih luas, kopi-kopi yang tumbuh berdekatan satu sama lain mempunyai karakteristik-karakteristik yang mirip.

Amerika Tengah dan Selatan

Cita-rasanya tegas, bersih segar, dan langsung terasa. Kopi-kopi ini pada umumnya mempunyai kekentalan ringan atau medium dan kaya rasa.

Biji-biji kopi Costa Rica secara umum mempunyai aroma yang tajam. Biji-biji dari Guatamala lebih kaya rasa dan lezat dibandingkan biji kopi Amerika Tengah dan Amerika Selatan lainnya. Kopi Colombia secara umum mempunyai karakteristik rasa asam dan lebih “tajam.” Biji kopi Mexico secara umum sungguh ringan dalam hal rasa dan ditemukan di pegunungan tinggi Sierra yang populer itu. Guatemala Antigua – kaya aroma, rasa yang lezat, kekentalan tinggi, kadar asam tajam. Costa Rica – kekentalan penuh, karakteristik rasa rempah-rempah dan kacang. Brazil Santos – rasa yang lembut, kekentalan medium dan kadar asam yang lembut. French Roast Columbian – Kekentalan penuh, kadar asam menengah dengan karakteristik rasa seperti anggur.

Baca Juga  Coffee Break, Santai Sejenak

Afrika Timur

Kopi-kopi dari Afrika Timur mempunyai cita rasa yang menyegarkan. Kopi Yaman pada dasarnya lembut dan enak, serta memiliki aroma harum. Salah satu kopi yang populer dari Yaman adalah Mocha Arab (kopi Arab). Kopi ini kadang-kadang dicampur dengan biji kopi Jawa untuk menghasilkan rasa yang sangat unik. Kopi Kenya memiliki rasa mendalam di hati. Cita-rasanya secara umum memiliki karakteristik flora atau anggur merah yang dalam.

  • Kenya – kekentalan medium, kadar asam jelas, AA adalah kopi Kenya terbaik yang ditawarkan.
  • Ethiopia Yirgacheffe – karakteristik rasa flora, kental dan kadar asam menggigit.
  • Zambia – manis, sangat asam dengan karakter rasa “tanah”. Dikenal berkarakter wine.
  • Tanzania – Kadar asam tajam, seperti anggur, kekentalan medium dan kaya rasa.

Indonesia

Kopi-kopi Indonesia mempunyai beranekaragam cita rasa yang eksotis nan kental. Kopi Indonesia secara umum memiliki karakter rempah dan rasa yang kaya dan mendalam. Anda dapat merasakan aroma dan rasa rempah-rempah yang khas pada kopi Indonesia. Salah satu contoh kopi Indonesia adalah kopi Jawa.

Kopi Jawa mempunyai karakter rempah-rempah dan flora serta diperkaya dengan aroma sedap. Bila kopi Kenya memiliki ciri rasa “buah – blackberry”, kopi-kopi Indonesia akan meberikan rasa “tanah – jejamuran”. Banyak juga kopi Indonesia yang kadang-kadang dikatakan memiliki cita rasa seperti mentega.

Kopi Sumatera yang mempunyai kekentalan powerfull berasal dari daerah Mandheling dan Lintong. Bilamana banyak biji kopi Indonesia yang diproses secarah kering (dry process) sehingga memberikan karakter rasa “tanah”, maka biji kopi Sumatera secara umum merupakan campuran dari proses basah dan proses kering.

  • Sumatra Mandheling – karakter rasa “tanah”, kadar asam yang sangat rendah dan kekentalan penuh.
  • Celebes Kalossi Toraja – serupa dengan kopi Sumatera, hanya saja sedikit lebih kuat dan kaya, dan sedikit lebih asam.
Baca Juga  Budidaya dan Produksi Kopi

Amerika Serikat

Kopi Hawaii utamanya dibudidayakan di pesisir barat daya pulau Hawaii di lahan vulkanis. Kopi ini tahan penyakit dan hasil panennya tinggi. Meskipun begitu, hanya sekitar 10 ton kopi dihasilkan tiap-tiap tahun sehingga mengakibatkan harganya yang tinggi. Jika seorang pelanggan mencari kopi yang sebanding dengan harga yang lebih rendah, kopi Guatemala Antigua dapat dicoba, karena juga dibudidayakan pada lahan vulkanis.